Senin, 15 April 2013

Warga di Kabupaten Ini akan Diwajibkan Pakai Busana Muslim

Pemerintah Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, berencana mengusulkan peraturan daerah tentang kewajiban bagi warga setempat terutama beragama Islam menggunakan pakaian muslim.

"Rancangan peraturan daerah (Ranperda) tentang itu diusulkan kepada DPRD setempat, tinggal lagi dibahas," kata Kabag Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Kabupaten Mukomuko, Ansari, di Mukomuko, Sabtu.

Selain kewajiban menggunakan pakaian muslim, kata dia, dalam Ranperda itu juga diatur kewajiban bagi warga setempat membaca Al-Quran terutama pelajar mulai dari tingkat SD hingga jenjang SMA.

"Dengan begitu semua pelajar kita tahu dan memahami Al-Quran," katanya.

Kemudian, kewajiban membayar zakat, infaq dan sedekah bagi para pegawai negeri sipil (PNS) pemerintah setempat.
"Jika PNS telah maksimal membayar zakat infaq dan sedekah sudah berjalan. Namun selanjutnya diterapkan kepada semua warga yang memiliki penghasilan berlebih," katanya menerangkan.

Sementara kewajiban berpakaian muslim bagi pria dan muslimah bagi wanita tidak hanya pelajar, mahasiswa, dan PNS, tetapi juga semua karyawan perusahaan.
"Setelah ini budaya mengunakan pakaian muslim akan menyebar kepada seluruh masyarakat," tambahnya.

Terkait sanksi bagi yang melanggar Perda, kata dia, akan dibahas lebih lanjut bersama dengan tokoh masyarakat dan tokoh agama di daerah itu.
"Yang jelas Perda itu nantinya untuk umat Islam di daerah ini guna memberikan dampak positif dalam kehidupan mereka serta menghindari perbuatan buruk dalam pergaulan sehari-hari," katanya.

sumber: www.republika.co.id

Minggu, 14 April 2013

Makin Nyaman Saja Berhaji, Ini Penyebabnya

Bagi para calon jamaah haji, saat ini makin nyaman saja berhaji. Satu penyebabnya adalah para pembimbing haji kini harus memiliki sertifikasi pembimbing manasik haji profesional.
''Sertifikasi ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dari pembimbing manasik haji,'' ujar Anggito Abimanyu, Dirjen Penyelenggara Haji dan Umrah(PHU) Kementerian Agama akhir pekan lalu.
Anggito pun menambahkan, satu bukti keseriusan dalam pemberian sertifikat ini adalah adanya peserta yang dinyatakan tak lulus saat mengikuti proses tersebut.

Dia berharap, para pembimbing haji profesional tersebut nantinya bisa membantu proses ibadah calon jamaah haji yang akan berangkat.''Tidak hanya menjelaskan dari aspek ibadah saja, tetapi dari berbagai hal di luar ibadah,'' ujar Anggito yang sempat memberikan secara langsung sertifikat

Menurut Ali Rokhmad, Kabag Perencanaan dan Keuangan Ditjen PHU Kemenag, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi oleh pembimbing haji ini di antaranya berusia maksimal 50 tahun, punya pengalaman membimbing minimal dua tahun, serta diutamakan yang telah berhaji.

Dalam kesempatan yang sama, Anggito juga menyerahkan secara langsung sertifikat pembimbing manasik haji profesional di IAIN Wolisongo Semarang. Selain itu, sempat pula diadakan acara bedah buku 'Talbiyah di Tanah Haram' yang baru saja diluncurkan sekitar Maret lalu.

Aung San Suu Kyi: Lindungi Muslim Rohingya

Tokoh oposisi Myanmar, Aung San Suu Kyi mendesak pemerintah melindungi kelompok Muslim Rohingya di negara tersebut. Kata dia, penegakan hukum adalah satu-satunya jalan menghentikan pertikaian komunal yang kembali menghantam negara tersebut.

Pemimpin Partai Nasional untuk Demokrasi (NLD) ini berjanji, akan membawa persoalan Muslim Rohingya dalam sidang parlemen negara tersebut. ''Saya tidak ingin mereka (Muslim Rohingya) memiliki keraguan atas kewarganegaraannya,'' ujar Suu Kyi, seperti dilansir Irrawaddy, baru-baru ini.
Aksi teror kembali dialamatkan kelompok Buddha terhadap kelompok Muslim Rohingya. Kali ini, aksi tersebut nyata di motori oleh kalangan agamawan. Irrawaddy mengatakan, kekerasan mematikan setidaknya terjadi di 11 kota di Mandalay dan Distrik Pegu sepanjang Maret lalu.

Aksi anti muslim itu setidaknya menewaskan 43 Muslim Rohingya di provinsi sebelah utara ibu kota Yangon, Meikhtala. Aksi yang disertai pengrusakan dan pembakaran rumah ibadah itu juga menyebabkan, 93 Muslim Rohingya di rawat di posko-posko darurat.

Sementara itu, rangkaian aksi teror dan pemburuan oleh kelompok Buddha di kota-kota lain, menyebabkan 13 ribu Muslim Rohingya memilih meninggalkan tanah kelahirannya. Aksi para petinggi agama kali ini adalah yang terparah sejak bentrokan paling berdarah meletus tahun lalu.

sumber: REPUBLIKA.CO.ID

Minggu, 31 Maret 2013

Harlem Shake akan trend di Indonesia?

Harlem Shake akan trend di Indonesia?

Awas fenomena goyangan baru, yang akhir ini mulai menjadi tren topik di beberapa negara Eropa dan Amerika. Nama goyangnya sendiri adalah Harlem Shake. Asal muasalnya katanya dari anak-anak geng di Australia yang di abadikan di situs youtube.

mmmmm....kalau dilihat-liat dari gerakannya, sepertinya di Indonesia gak bakalan ngebomm seperti goyangan-goyangan sebelumnya seperti goyangan gangnam style. Pasalnya itu tarian sudah berpuluh tahun sudah ada di Indonesia.

goyangan harlem shake punya saingan berat dengan goyangan yang sudah lama digandrungi kaum muda dan tua Indonesia. bahkan goyangan ini sudah ada beberapa versi, ada versi ngebor, versi jongkok, versi burung dan lain-lain.

Goyang Dangdut lah yang menjadi pesaing berat goyang Harlem Shake..
ckckckck...

Kamis, 21 Maret 2013

Tak Hanya Batik China, Batik Malaysia pun Dijual di Indonesia

Jakarta - Tidak hanya batik buatan China, batik 'Made in Malaysia' pun nyatanya telah menembus pasar lokal Indonesia. Ketua Asosiasi Pertekstilan Indonesia Ade Sudrajat mengatakan batik Malaysia yang beredar di pasaran lokal Indonesia sangat kecil dan tidak sebesar batik China.

"Batik China di pasar kita itu besar rembesannya, kalo batik Malaysia kecil hanya 1%," ungkap Ade saat dihubungi detikFinance, kamis (21/3/2013).

Ia pun mengatakan alasan batik Malaysia sangat sedikit dijumpai di pasaran Indonesia adalah karena mahalnya harga jual batik tersebut. Per potong baju kemeja batik asal Malaysia model standar dijual dengan harga Rp 60.000.

"Harga jualnya tidak murah batik Malaysia itu. Batik Malaysia lebih mahal dari Indonesia. kisaran harga kalo Malaysia 1 kemeja bahan model standar sudah Rp 60 ribu/potong sedangkan Indonesia Rp 30-40 ribu sedangkan China Rp 12-15 ribu/potong," imbuhnya.

Namun ia menegaskan bahwa yang perlu diwaspadai adalah batik China. Ia berpendapat karena harga jual yang relatif murah, batik China bisa menjadi primadona masyarakat Indonesia dalam berpakaian.

"Lihat deh harga jual batik China harganya Rp 12-15 ribu/helai, matilah batik kita," cetusnya.

Serbuan Tekstil Asing Ironis, 60% Pakaian dan Tekstil di Tanah Abang Berasal dari Impor

Jakarta - Serbuan produk impor dirasakan betul hingga ke pasar tradisional seperti Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat. Tekstil dan produk tekstil (garmen/pakain jadi) impor telah menggeser produk lokal hingga menguasai 60% di Tanah Abang.

Ketua I Koperasi Pedagang Pasar Tanah Abang Yasril Umar menyatakan serbuan produk impor ini mampu mengubah porsi produk lokal dan impor yang ada di pasar grosir tekstil dan produk tekstil terbesar di Indonesia tersebut. Sebelumnya produk lokal menguasai pangsa pasar hingga 70%, namun saat ini justru produk impor mencapai 60%.

"Dulu, porsi produk lokal berbanding impor 70:30. Sekarang porsinya terbalik, pada kisaran 40:60," ujar Yasril kepada detikFinance, Jumat (22/3/2013).

Yasril menyatakan porsi tersebut berubah setelah maraknya barang-barang dari China yang masuk ke Pasar Tanah Abang. Dia menambahkan produk yang masuk itu kebanyakan produk fashion untuk wanita.

"Kebanyakan produk-produk fashion untuk wanita, jeans dan produk kaus," jelasnya.

Selain dari China, lanjut Yasril, produk fashion asal India juga mulai ramai diperjualbelikan di pasar ini. "Juga produk dari India," pungkasnya.

Seperti diketahui perdagangan bebas yang digulirkan sepuluh tahun lalu, khususnya penurunan tarif pada tekstil dan produk tekstil telah efektif berlaku awal 2010 lalu melalui skema ASEAN-China Free Trade Agreement (ACFTA) tak bisa dihindarkan. Sehingga barang-barang tekstil dan produk tekstil asal China maupun negara ASEAN lainnya mengalami penurunan tarif bea masuk signifikan.

Selasa, 20 Januari 2009

TAHARAH (adab bersuci) - Hadits ke-4

Dari Abu Hurairah Radliyallaahu 'anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam bersabda: "Janganlah seseorang di antara kamu mandi dalam air yang tergenang (tidak mengalir) ketika dalam keadaan junub." Dikeluarkan oleh Muslim.

*. Shohih, diriwayatkan oleh Muslim (283) dalam ath-Thohaaroh, an- Nasa'i (220,331,396), dan Ibnu Majah (605).

MENU BAR